banner 728x250
Berita  

Jalan Ruas Lemban–Tongoa Jadi Sorotan Warga, Kondisi Bergelombang Usai Proyek Rampung

banner 468x60


SIGI-Beritaharapan – Kondisi Jalan Ruas Lemban–Tongoa di Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, menjadi perhatian warga setelah sejumlah bagian jalan yang baru selesai dikerjakan dilaporkan mengalami gelombang dan penurunan kualitas permukaan.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek pengaspalan tersebut dikerjakan pada tahun 2025 dan penyelesaiannya berlangsung hingga Januari 2026. Namun, belum lama setelah pekerjaan rampung, warga mulai menyoroti kondisi jalan yang dinilai tidak lagi rata di beberapa titik.


Seorang warga yang memiliki kebun di sekitar lokasi proyek mengaku kecewa melihat kondisi jalan tersebut. Kepada awak media pada 11 Mei 2026, ia menyampaikan bahwa sejumlah warga mempertanyakan kualitas pekerjaan yang telah dilaksanakan.


“Warga mempertanyakan kualitas pekerjaan karena kondisi jalan terlihat bergelombang, padahal proyeknya baru selesai,” ujar warga tersebut.


Menurutnya, penilaian masyarakat muncul setelah mereka melihat langsung proses pekerjaan yang berlangsung di lapangan serta berinteraksi dengan sejumlah pekerja selama proyek berjalan. Meski demikian, dugaan terkait kualitas pekerjaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan penjelasan dari pihak yang berwenang maupun pelaksana kegiatan.


Masyarakat berharap instansi terkait segera melakukan pengecekan teknis untuk memastikan apakah kondisi jalan yang bergelombang tersebut masih dalam batas toleransi pekerjaan konstruksi atau justru memerlukan perbaikan.


Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Tengah melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini ditayangkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan atas pertanyaan yang diajukan awak media.


Awak media juga mendapati bahwa nomor kontak yang digunakan untuk melakukan konfirmasi,tidak lagi dapat mengirim pesan kepada yang bersangkutan (Diduga diblokir), ditemui dikantor alasan sibuk dan tidak ada ditempat dimana hal itu disampaikan oleh staf yang berjaga.


Sebagai bentuk keberimbangan informasi, media ini tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Tengah maupun pihak pelaksana proyek untuk memberikan penjelasan terkait kondisi Jalan Ruas Lemban–Tongoa yang saat ini menjadi perhatian masyarakat.


Warga berharap hasil evaluasi dari instansi terkait nantinya dapat memberikan kepastian mengenai kualitas pekerjaan sekaligus menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat.(Redaksi A.J)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *