Berita harapan-Sigi — Proyek pembangunan pengelolaan dan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Kamarora A dan Desa Kamarora B, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, telah rampung dilaksanakan. Program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan layanan dasar air bersih bagi masyarakat pedesaan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 dengan total anggaran sebesar Rp1.368.793.078,40. Kegiatan ini diprakarsai oleh Dinas Cipta Karya Provinsi Sulawesi Tengah dan dikerjakan oleh CV Wahana Arta Dipa dengan masa pelaksanaan selama 100 hari kalender.

Hasil konfirmasi awak media pada 4 Mei 2026 di Kantor Desa Kamarora B menunjukkan bahwa keberadaan SPAM tersebut dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kedua desa. Salah satu aparat desa setempat menyampaikan bahwa fasilitas tersebut membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga, terutama untuk keperluan sehari-hari.
“Dengan adanya SPAM ini, masyarakat sangat terbantu dalam pemenuhan kebutuhan air bersih,” ujarnya saat ditemui di kantor desa.
Meski demikian, aparat desa juga mengungkapkan adanya kendala yang dihadapi, khususnya saat musim kemarau. Menurutnya, debit air mengalami penurunan sehingga pasokan air tidak optimal seperti pada musim penghujan.
Ia menambahkan bahwa dalam perencanaan pembangunan seharusnya telah dipertimbangkan langkah antisipatif terhadap potensi berkurangnya debit air di musim kering, agar layanan air bersih tetap dapat menjangkau masyarakat secara berkelanjutan.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Dinas Cipta Karya Provinsi Sulawesi Tengah maupun pihak pelaksana proyek terkait upaya penanganan kendala tersebut.
Pemerintah daerah diharapkan dapat melakukan evaluasi dan tindak lanjut guna memastikan keberlanjutan fungsi SPAM, sehingga kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih tetap terpenuhi sepanjang waktu.(Redaksi Armin)















