banner 728x250
Berita  

Rehabilitasi Bendung D.I Sausu Tuntas, BWS Sulawesi III Pastikan Suplai Air Petani Lebih Stabil

banner 468x60

Palu -Berita harapan– Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Provinsi Sulawesi Tengah menuntaskan pekerjaan rehabilitasi Bendung Daerah Irigasi (D.I) Sausu yang berada di Kabupaten Parigi Moutong. Proyek strategis sektor sumber daya air tersebut mulai dikerjakan pada April 2025 dan rampung pada Maret 2026 dengan nilai anggaran mencapai Rp55,8 miliar.


Penyelesaian rehabilitasi bendung ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan pelayanan irigasi bagi para petani di wilayah Sulawesi Tengah, khususnya kawasan pertanian Sausu yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi pangan.


Pihak BWS Sulawesi III memastikan kualitas bangunan bendung telah dirancang agar mampu beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat petani. Dengan selesainya rehabilitasi tersebut, distribusi air irigasi diharapkan menjadi lebih stabil sehingga mendukung peningkatan hasil pertanian.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Irigasi dan Rawa II, Bayu Dirgantara, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyampaikan bahwa proyek tersebut telah dilaksanakan sejak April 2025 dengan sejumlah indikator teknis yang menjadi perhatian utama dalam pekerjaan rehabilitasi.


Menurutnya, keberhasilan rehabilitasi diukur dari kemampuan bangunan bendung untuk beroperasi secara terus-menerus tanpa gangguan berarti selama masa operasional. Selain itu, tinggi muka air di depan pintu sadap harus tetap stabil sesuai elevasi rencana agar aliran air dapat mengalir secara gravitasi menuju saluran irigasi dengan lancar.


“Bangunan diharapkan dapat beroperasi secara terus-menerus tanpa gangguan berarti. Tinggi muka air stabil di depan pintu sadap sesuai elevasi rencana sehingga air dapat mengalir secara gravitasi ke saluran dengan lancar,” ujarnya.


Ia juga mengungkapkan bahwa tantangan utama selama proses rehabilitasi berasal dari faktor alam, terutama tingginya intensitas hujan yang berpotensi menyebabkan banjir di area pekerjaan. Meski demikian, proses pembangunan tetap dapat diselesaikan hingga tahap akhir sesuai target.


Lebih lanjut, rehabilitasi Bendung D.I Sausu diyakini akan memberikan dampak positif terhadap produktivitas pertanian masyarakat. Ketersediaan air yang lebih terjamin dan tepat waktu dinilai mampu meningkatkan hasil panen sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi petani di wilayah Sausu dan sekitarnya.


Keberadaan infrastruktur irigasi yang andal juga menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas sektor pertanian di tengah tantangan perubahan cuaca dan kebutuhan pangan yang terus meningkat. Pemerintah berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para petani guna mendorong produktivitas pertanian berkelanjutan di Sulawesi Tengah.(Redaksi Armin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *