Kulawi- Beritaharapan-Di tengah sorotan terhadap rendahnya tingkat keaktifan sejumlah aparat desa di wilayah Kabupaten Sigi, sebuah potret berbeda justru terlihat di Desa Boladangko. Berdasarkan hasil penelusuran tim awak media, desa ini menjadi contoh nyata bagaimana disiplin dan tanggung jawab aparatur desa dapat berjalan dengan baik demi pelayanan masyarakat.
Dalam beberapa waktu terakhir, isu kurang aktifnya aparat desa di sejumlah wilayah di Kabupaten Sigi menjadi perhatian publik. Namun, kondisi tersebut tidak ditemukan di Desa Boladangko. Aparat desa di wilayah ini justru menunjukkan komitmen tinggi terhadap tugas dan fungsi mereka sebagai pelayan masyarakat.
Sejak pagi hari, aktivitas di kantor desa sudah mulai terlihat. Aparat desa yang telah dijadwalkan secara bergiliran tampak hadir tepat waktu sesuai jam kerja. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, melainkan diiringi dengan kesiapan memberikan pelayanan administratif kepada warga, mulai dari pengurusan surat menyurat hingga pelayanan kebutuhan lainnya.
Kepala desa bersama perangkatnya juga dinilai aktif dalam mengoordinasikan tugas masing-masing aparat. Sistem penjadwalan kerja yang tertata menjadi salah satu faktor utama yang membuat pelayanan di Desa Boladangko berjalan efektif dan efisien. Hal ini sekaligus menjawab keluhan masyarakat di beberapa desa lain yang kerap menemui kantor desa dalam keadaan kosong.
Warga setempat mengaku merasakan langsung dampak positif dari keaktifan aparat desa tersebut. Pelayanan menjadi lebih cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Tidak hanya itu, komunikasi antara aparat desa dan warga juga terjalin dengan baik, menciptakan suasana pemerintahan desa yang harmonis.
Fenomena di Desa Boladangko ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Sigi. Di tengah berbagai kritik terhadap kinerja aparat desa, kehadiran aparatur yang disiplin dan bertanggung jawab menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa.
Dengan komitmen yang terus dijaga, Desa Boladangko membuktikan bahwa pelayanan publik yang optimal di tingkat desa bukanlah hal yang mustahil, melainkan dapat diwujudkan melalui kedisiplinan, koordinasi, dan rasa tanggung jawab yang tinggi dari seluruh aparat desa.(Redaksi Armin)















