Laporan Wartawan Berita Harapan
Desember 2025 lalu, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Pemerintah melakukan penambalan sejumlah titik jalan berlubang guna memperlancar arus lalu lintas dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Namun, perbaikan tersebut kini menuai sorotan.
Berdasarkan konfirmasi awak media pada Jumat pagi, 14 Februari 2025, warga sekitar mengeluhkan kondisi jalan yang kembali rusak meski baru diperbaiki sekitar satu bulan lalu. Tambalan aspal di beberapa titik terlihat mengelupas dan berlubang kembali.
“Sempat bagus setelah ditempel, tapi tidak lama. Sekitar satu bulan sudah rusak lagi,” ujar salah seorang warga yang ditemui di lokasi.
Pantauan langsung awak media di lapangan membenarkan keluhan warga. Terlihat beberapa lubang menganga di badan jalan, bahkan sebagian cukup dalam dan berpotensi membahayakan pengendara roda dua maupun roda empat, terutama saat malam hari atau ketika hujan turun dan lubang tergenang air.
Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan lalu lintas. Beberapa pengendara tampak memperlambat laju kendaraan dan berusaha menghindari lubang yang tersebar di sepanjang ruas jalan tersebut.
Warga berharap pemerintah dapat melakukan perbaikan kembali dengan kualitas yang lebih baik dan tahan lama, sehingga tidak hanya bersifat sementara. Mereka juga meminta adanya pengawasan lebih ketat terhadap proses pengerjaan agar hasilnya maksimal dan tidak cepat rusak.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab kembali rusaknya jalan tersebut maupun rencana tindak lanjut perbaikan.
(Laporan wartawan Berita Harapan)
Jalan Ditambal Jelang Natal dan Tahun Baru 2025, Kini Kembali Rusak dan Membahayakan Pengguna















