Toro-Beritaharapan-Keluhan masyarakat kembali mencuat dari Desa Toro, sebuah wilayah yang berada di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Warga setempat mengungkapkan rasa kecewa dan ketidaknyamanan mereka terhadap kondisi infrastruktur jalan yang hingga kini belum mendapatkan penanganan serius dari pihak terkait.
Jalan utama yang menjadi akses vital menuju perkampungan warga dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. Kondisi jalan yang berlubang, ditambah dengan kontur tanjakan berkelok, kerap memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Tidak sedikit pengendara, baik roda dua maupun roda empat, harus ekstra hati-hati saat melintasi jalur tersebut demi menghindari risiko yang dapat mengancam keselamatan.
Ironisnya, menurut keterangan pemerintah desa, usulan perbaikan jalan tersebut telah diajukan sejak lama kepada dinas terkait. Namun hingga saat ini, realisasi dari usulan tersebut dinilai berjalan lambat dan belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Pada Selasa (29/4/2026), saat tim awak media berkunjung langsung ke Desa Toro, sejumlah warga bersama pemerintah desa menyampaikan aspirasi mereka secara terbuka. Kepala desa dalam kesempatan itu berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah agar segera mengambil langkah konkret.
“Kami sudah berulang kali mengusulkan perbaikan jalan ini. Harapan kami, melalui rekan-rekan media, aspirasi ini bisa sampai dan mendapat perhatian dari pemerintah daerah maupun dinas terkait sebelum kembali terjadi kecelakaan yang lebih fatal,” ujar kepala desa.
Senada dengan itu, warga juga mempertanyakan komitmen pemerintah terhadap program pembangunan infrastruktur yang selama ini digaungkan, termasuk program “Berani Lancar”. Mereka berharap program tersebut tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diwujudkan secara nyata, khususnya bagi masyarakat Desa Toro yang sangat membutuhkan akses jalan yang layak dan aman.
Kondisi ini menjadi gambaran nyata bahwa pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Masyarakat Desa Toro kini hanya bisa berharap agar suara mereka tidak lagi diabaikan, dan perbaikan jalan yang dinantikan selama ini dapat segera terealisasi demi keselamatan dan kelancaran aktivitas sehari-hari.( Laporan Aj)















